Potensi Keanekaragaman Hayati TWP Pulau Rao dan Mare (2)

By Kabar Pulau 30 Jul 2020, 09:06:49 WITLingkungan Hidup

Potensi Keanekaragaman Hayati  TWP Pulau Rao dan Mare (2)

Penulis: Mahmud Ichi/wartawan Kabarpuau.co.id

Tiga Taman Wisata Perairan (TWP) yang telah dtetapkan memiliki berbagai keunggulan. Terutama  potensi ekologis baik di dalam laut maupun di kawasan pesisir,  seperti  hutan mangrove,  terumbu karang  maupun padang lamun dan  biota  di dalamnya. Sesuai data Rencana Pengelolaan dan Zonasi Taman Wisata Perairan TWP 2020-2040,  ketiga TWP yang telah ditetapkan itu memiliki  kekayaan dan keunikan    penting bagi  konservasi sehingga layak dilindungi. “Soal keunggulan dan potensi yang dimiliki tiap KKP,  sebelumnya sudah dilaksanakan kajian oleh Tim Teknis. Ini dilakukan sebelum  pencadangannya  ditetapkan   Bupati, walikota, atau gubernur,” jelas  Safrudin Turuy.

Di TWP Pulau  Rao-Tanjung Dehegila  misalnya, sesuai  data dokumen rencana zonasi TWP tersebut,  merupakan bagian dari pengembangan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Kabupaten Pulau Morotai. Walaupun lokasi program SKPT berpusat di Desa Daeo Majiko,  tetapi  pengembangannya juga melibatkan sejumlah kawasan lainnya seperti Pulau Galo Galo, Pulau Kolorai, Pulau Rao dan sekitarnya yang berada dalam KKP. Kawasan Galo galo dan Kolorai merupakan daerah penangkapan ikan utama untuk ikan demersal terutama kerapu. Selain  perikaqnan demersal, kedua pulau ini juga merupakan kawasan penting untuk pengembangan budidaya rumput laut.

Selain untuk pengembangan sektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya, SKPT Pulau Morotai juga menargetkan pengembangan pariwisata bahari di kawasan ini.  

“Selain sebagai salah satu kawasan strategis untuk pengembangan SKPT, kawasan sekitar Pulau Rao-Tanjung Dehegila juga merupakan bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai berdasarkan Peraturan

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar